Oalaahh ga kerasa banget gwe udah
masuk kuliah semester 2 lagi and it’s been maybe 5 or 6 months since i’ve been
separated from scvolution, and hell yeah my english still bad like a shit. Time
flies so fast and everything changed. Termasuk temen-temen SMA. No! it wasn’t
changed at all, maybe just my feeling. We are growing up. We grow to face the
future with our own way.
Sempat terlintas di benak
gwe kata wali kelas gwe waktu dulu duduk di kelas 3 SMA, Beliau bilang, “kalian
mungkin akan jadi lebih dari saya, tapi saya akan tetap disini, tetap jadi guru”.
Hmmm, kurang lebih begitu katanya seinget gwe. Tersadar jga gwe kalau sekarang
kita lagi berusaha melebihi dia. No! We would never surpass him, i think.
Yeaahh seiring berjalannya
waktu juga i started to know the meaning of “people come and go”. Dalam konteks
pertemanan, Dulu gwe mikir kalo kalimat itu ada karna pilihan orang itu sendiri
untuk tinggal atau pergi, tapi makin ke sini-sini seiring berjalannya waktu,
gwe nyadar itu bukan sebuah pilihan. For me, we all forced to go. Bukan karna
ngelupain temen lama, atau ngapus memori lama, tapi sekarang kita berfikir
lebih luas, pertemanan kita juga lebih luas, dan itu semua demi masa depan, iya
masa depan, sesuatu yang mustahil buat kita hindarin. *sigh
Hmmmm... Sekarang semua
berubah semenjak negara api menyerang, eh i mean semenjak kuliah, kecuali
status gw yang still suffer single, oh hell no i’m happy. *sigh
Sekarang, bukan karna lupa
tapi entah kenapa gwe ngerasa kita mulai menjauh. Ada yang di bandung ada yang
di jakarta ada yang di tanggerang, hmm bukan itu maksud gwe, tapi lebih ke arah
psikis, hahaha. *bahasa ngaco.
Sekarang kumpulan kita
sepi bro n cis L.
*if you know what i mean. Agak sedih juga sih buat gwe. Tapi mau gimana lagi,
emang ga ada hot topic lagi antar kita-kita. Hmm.. seperti yang tadi gwe bilang
“everithing changed”. Dan itu semua emang ga ada yang bisa disalahin, waktu dan
jarak yang misahin kita. kalau udah begini, mau gimana? Sekedar keep topic aja
udah susah, apalagi ngatur jadwal buat ngumpul rame-rame, it’s almost
impossible for us.
Yaaa, memang ga ada yang
bisa disalahin, all i felt just all mine, it didn’t felt by everyone, and it’s
not anyone fault. Pada akhirnya, gwe cuma punya keinginan biar each of us can
remember every of us, dan 1 lagi keinginan gwe yang almost impossible itu
adalah bisa reunian full sekelas, nanti-nantinya. Ya pokoknya thankyou very
much for each moment and memories you left behind in my heart and mind! See you
on top!
Mungkin ini bakalan jadi post
terakhir yang ga bakal pernah diketemuin dan dibaca, Tak apalah rasanya seneng dan
lega buat bikin sebuah curahan hati bertabuh bahasa inggris ancur”an yang bikin otak muter-muter.